oleh

Sejumlah Tenaga Kesehatan Kembali Datangai Komisi 1 DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu

Baturaja, Kabupaten OKU Sumatera Selatan – CIA.NEWS. Puluhan tenaga Kesehatan Kabupaten OKU yang terdiri dari Perawat, Bidan, dan SKM, kembali datangi Komisi 1 DPRD Kabupaten OKU, guna mempertayakan kembali nasib mereka tujuan mereka, Karna aturan yang ditetapkan oleh pemerintah terkait seleksi penerimaan PPPK dianggap tidak berpihak kepada mereka.

 

Dimana telah di beritakan sebelumnya bahwa tenaga kesehatan kontrak ( SK Kepala Dinas Kesehatan ) yang digaji melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ( APBD ) Kabupaten OKU merasa khawatir atas nasib mereka dikarenakan tidak mendapatkan prioritas dari pemerintah dalam seleksi Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja ( PPPK ) yang digelar beberapa hari yang lalu oleh BKPSDM (Pansel) Kabupaten OKU. Meskipun mereka telah masuk dalam data base dan telah mengabdi diatas 10 tahun lamanya sepertinya bukanlah menjadi pertimbangan khusus bagi pemerintah.

Baca Juga :   Bandar Judi Jenis Togel Online Berhasil Di Amankan Resmob singa ogan Polres OKU

 

Salah satu Tenaga Honorer (Tari) saat berada di ruang rapat komisi 1 meyampaikan bahwa nasib mereka terancam, karna pemerintah tidak memperioritaskan tenaga kesehata yang sudah masuk data bese dan juga mempertayakan tentang bagaimana hasil dari tindak lanjut dari komisi 1 mengenai pertemuan sebelumnya di Komisi 1. kata tari

 

Sementara itu Anggota Komisi 1 Yopi Sahrudin.S.Sos menanggapi bahwa dia sudah menemui Kemenpan Rb bahwa disana tidak ada keistimewahan tentang tenaga kesehatan yang sudah masuk data bes atau tidak, dan dia mengatakan kita tunggu keputusan pengumuman malam ini,

Baca Juga :   Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur Akhirnya Ketangkap

 

“Pengumuman malam ini apapun yang di dapat dari rekan tenaga kesehatan, agar kasih kabar kekami dan nanti akan kita lakukan kembali duduk bersama dengan pihak bkpsdm,Kepala Kesehatan, BKD dan istansi yang terkait ” Kata yopi

 

Selanjutnya wartawan media ini mempertayakan tentang adanya dugaan bahwa adanya manipulasi data. Yopi menegaskan kalau memang ditemukan kita harus menindak lanjuti bahkan sampai kepihak penegak hukum. (One)

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Komentar