oleh

Diduga Proyek Asal Jadi, Sejumlah Warga Rt22 dan Rt.19 Datangi Kantor Lurah Sekarjaya

CIA.NEWS. Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumsel – sejumlah warga Rt,22 dan Rt,19 Sekar Jaya datangi kantor kelurahan sekarjaya dan menyampaikan tentang Pembangunan Proyek pengelolahan dan pengembangan sistem Drainase yang terhubung langsung dengan sungai dalam Daerah Kabupaten, yang menghabiskan dana Sebesar Rp.3.772.821.670.00 yang di duga asal jadi, dan berdampak pada kerusakan rumah warga dan Fasilitas umum. Selasa (6/2/24).

Menurut warga, Haris menyampaikan Kalau proyek tersebut berdampak pada rumahnya yang di bangun dekat proyek “Rumahku sampai retak retak kalau tidak percaya kita.lihat kerumah saya” kata haris

Dilanjutkan dengan pernyataan ketua Rt,22 Amin, bahwa proyek tersebut pondasinya di duga tidak di cor tapi hanya menggunakan karang dengan semen sementara balok tengah besinya juga tidak di cor, sehingga menyebabkan longsor dan berdampak kepada rumah warga yang berada disekitar proyek. Kata Amin

Baca Juga :   IWO Indonesia Siapkan Bantuan Kendaraan Operasional HPN 2024 Di Jakarta.

Sementara itu warga Rt,19 Samsu Rizal juga mengeluhkan akan pembangunan ini, karna menurut dia pembangunan ini merusak jalan dan berdampak kepada banyaknya masyarakat yang jatuh dari motor selain itu kabel wifi saya sampai putus gara-gara proyek ini. “Kabel wifi aku putus entak gawean ini”Kata samsu

 

Sementara itu Lurah Sekarjaya Armando Yugantara menerima baik kedatangan sejumlah warga dan dia mengatakan kalau mengenai proyek tersebut. Tidak ada laporan atau izin ke pihak kelurahan dan saya tidak tahu menahu tentang proyek ini, tapi saya akan memanggil pengawas proyek tersebut. kata Lurah

Baca Juga :   Dinas Kesehatan Kab.OKU Mengucapkan Selamat Hari Gizi Nasional

 

Tidak Beberapa lama pengawas pelaksana Aler, pun datang. Dalam kedatanganya dia menyampaikan bahwa bangunan tersebut ambruk karna alat berat. Tapi warga membantah kalau alat berat yang membuat ambruk bangunan. karna sebelum kekantor lurah warga sudah meminta keterangan kepada sopir alat berat bahwa ambruknya bangunan karna beban bukan karna alat berat.kata haris

 

Kemudian pengawas pun mengakui bahwa bangunan darainase tersebut bukan karna alat berat melainkan karna beban dan dia juga mengakui kalau pondasinya tidak di cor sedangkan menurut dia di cor.kata aler

Baca Juga :   Senam Sehat Bersama Pengurus dan Anggota PPNI Se Kabupaten OKU Di Akhiri  Dengan  Pembagian Door Prize.

 

Di akhir pertemuan ini, kembali Lurah sekarjaya menyampaikan kepada masyarakat. Bahwa pada pukul 14.00 nanti pihak PUPR dan pengawas akan bertemu dengan masyarakat mengenai proyek ini dan di harapakan kepada warga untuk berkumpul kembali guna membahas permasalahan ini (One)

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

Komentar