oleh

Kasak – Kusuk tulisan banner saat dialog bersama Menhub

Baturaja, c-i-a.News. Perhelatan akbar dialog nasional ke 39 di kota Baturaja bersama Menteri Perhubungan  Ir. Budi Karta Sumadi dan Gubernur Sumsel H. Herman Deru bersama Bupati OKU, H. Kuryana Aziz bertemakan Indonesia Maju, di gelar di gedung olahraga ( GOR ) Baturaja, ( 02/02/2019). Peserta dialog adalah dari insan Perguruan Tinggi, Paud dan PKH  kabupaten OKU,

Dalam kata sambutannya Menhub mengatakan program pusat untuk provinsi Sumatera Selatan telah banyak di lakukan seperti adanya Light Rail Transit  (LRT) yang merupakan LRT pertama di indonesia., jalan tol target sampai 2019 mencapai 1.852 kilometer (KM). Sedangkan total yang sudah dibangun mulai 2015 sampai-Desember 2018 sudah mencapai 1.127 KM.
Tidak cukup disitu, rencana program pusat untuk Sumatera Selatan tahun ini akan banyak lagi dan tentunya agar masyarakat Sumatera Selatan lebih sejahtera ke depannya, jelas Menhub

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, SH, MM juga memaparkan akan dibangunnya / rehab jalan Baturaja – Peninjauan dan terus sampai dengan Tanjung Raja kabupaten Ogan Ilir yang akan dimulai tahun ini jelasnya kepada peserta dialog.
” Prioritas jalan ini tetap akan kami ke depankan dikarenakan bagaimanapun perpindahan barang dan jasa harus lebih cepat dan harusnya tidak mengalami kendala agar penghasilan masyarakat terkhusus daerah – daerah yang berada di provinsi sumatera selatan ini dapat lebih cepat dan lebih baik”.
“Menhub kito ini asli wong Sumsel, sebagai orang asli Sumsel tentunya kita mengharapkan beberapa hasil dan kemudahan serta kemajuan nantinya untuk kemajuan daerah kita” kata Deru


Disisi lain, ada hal yang sangat disayangkan. Karena ada kasak-kusuk pembicaraan di luar kontek paparan Menhub dan Gubernur dari beberapa awak media yang meliput yaitu perihal kesalahan tulisan pada banner besar yang di pasang pada panggung yang menulis acara ini di adakan di Kabupaten Baturaja – OKU, 2 Februari 2019.
Mungkin maksudnya Kabupaten OKU – Baturaja.
” Seharusnya kejadian setingkat Menteri yang hadir ini tidak perlu terjadi dan harus lebih cermat serta teliti, apalagi terpasamg jelas dibaca oleh khalayak ramai ketus salah satu awak media yang meliput saat dialog nasional tersebut.
Saat c-i-a mencoba mengkonfirmasi hal ini kepada e.o yang di forward ke kiki sudah tidak berada tempat.(red)

 

Komentar

News Feed